Aneka Nutrisi Probiotik yang Bagus Khusus untuk Komunitas Kelas Probiotik

Mengenal Tantrum pada Anak Autis yang Bikin Heboh

Mengenal Tantrum pada Anak Autis yang Bikin Heboh - Kasus tantrum tidak hanya ditemukan pada anak dengan ciri-ciri anak autis, tetapi bisa ditemui juga pada anak dengan kondisi fisik yang normal.

Tantrum adalah ledakan amarah atau emosi akibat luapan energi tinggi yang tidak sinkron dengan kecepatan berpikir syaraf otak sehingga menimbulkan kesulitan untuk menyatakan sebuah keinginan dalam bentuk rangkaian kata - kata.
Ciri-ciri anak autis yang mengalami tantrum mudah dikenali, sebab mereka tidak dapat mengendalikan emosinya. Dengan begitu mereka melampiaskan emosi dengan mudah marah.

Penyebab Tantrum pada Anak Autis

Penyebab tantrum pada anak autis sama dengan anak normal umumnya yaitu antara lain:
  • Rasa frustrasi akibat keinginan yang tak terpenuhi.
  • Rasa bosan atau takut akibat ingin melakukan sesuatu tapi dilarang.
  • Rasa sakit pada organ tubuh dalam yang sulit dikatakannya dengan kata - kata.
Sangatlah wajar karena tidak terpenuhinya keinginan atas sesuatu menyebabkan tantrum pada anak autis mudah ditemukan. Ia sulit mengungkapkan keinginannya karena koordinasi fungsi yang dilakukan syaraf otak tidak sampai pada syaraf sensorik dan motoriknya.

Tanda Tanda Tantrum pada Anak Autis

Berikut adalah beberapa tanda - tanda tantrum pada anak autis yang mudah ditemukan dan dilakukan secara berulang:
  1. Memukul - mukul kepalanya atau bagian tubuh lain seperti paha, dada lan lainnya secara berulang.
  2. Memukul - mukulkan sesuatu yang dipegannya.
  3. Menendang - nendang sesuatu.
  4. Mengambil dan melempar barang apa saja yang ditemui di dekatnya.
  5. Berlari - lari sambil berteriak - teriak tak terkendali.
  6. Menjatuhkan diri ke lantai dan berguling - guling.
Sebelum muncul tanda - tanda tantrum pada anak autis sebaiknya dicegah melalui pendekatan kasih sayang pada si buah hati.

Mengatasi Tantrum pada Anak Autis

Ketika kebiasaan berulang tantrum pada anak autis terjadi, berikut adalah tips singkat cara mengatasi tantrum pada anak autis saat itu:
  1. Kendalikan diri Bunda agar tetap tenang.
  2. Perhatikan nada suara Bunda, agar tak terdengar tinggi (marah).
  3. Kendalikan situasi dengan tetap beraktivitas sambil sesekali mengamati kelakuan si anak, tunggu sampai ia mulai tenang.
  4. Setelah mulai reda, dekati lalu dekaplah anak hingga tenang sambil mengelus - elus kepalanya.
  5. Lalu tanyalah pelan apa penyebab kemarahan anak tersebut.
  6. Jangan mengabulkan keinginan anak, karena suatu saat ia akan mengulanginya.
  7. Juga jangan merayu dengan memberi imbalan agar dia tak berperilaku tantrum, karena suatu saat ia juga akan mengulanginya.
  8. Usahakan alihkan perhatiannya dan hindarkan benda - benda berbahaya di sekitarnya.
  9. Puji ia dan berilah hadiah setelah tantrum pada anak autis tersebut selesai.
  10. Lakukan komunikasi yang lebih terbuka pada anak agar ledakan emosi tantrum tak terjadi lagi.
Itulah beberapa langkah jangka pendek untuk mengatasi tantum pada anak autis. Lain halnya bila Bunda menemukan pola tantrum pada anak autis dengan memukul - mukul salah satu anggota tubuh berulang terus menerus ketika kejadian tantrum. Bisa jadi hal tersebut karena gangguan gangguan koordinasi sistem syaraf pusat ke sistem sensorik dan motorik semakin melemah. Untuk itu tidak hanya penanganan jangka pendek yang dilakukan, namun harus juga didukung dengan perbaikan fungsi sistem syaraf otak.

Pada komunitas kelas probiotik, untuk membantu perbaikan fungsi sistem syaraf otak, mengoptimalkan suplai oksigen segar ke otak sangat dianjurkan menggunakan suplemen probiotik untuk anak autis strain khusus.

Selengkapnya bisa dibaca pada Testimoni Cara Mengatasi Ciri-Ciri Anak Autis yang Tantrum dengan Probiotik Autiepro.

Demikian penjelasan pemula untuk mengenal tantrum pada anak autis yang bikin heboh.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Mengenal Tantrum pada Anak Autis yang Bikin Heboh

0 comments:

Post a Comment